Mediakalsel News. com
BANJARMASIN, 13 Oktober 2026 – KPPBC Tipe Madya Pabean B Banjarmasin memperkuat pengawasan melalui sinergi antarinstansi. Dalam dua penindakan terpisah pada September 2026, Bea Cukai Banjarmasin bersama TNI mengamankan jutaan batang rokok ilegal, dan bersama AVSEC Bandara Syamsudin Noor menyita lebih dari satu kilogram emas yang hendak dibawa ke luar negeri tanpa dokumen pabean.

Dalam Konferensi Pers Kepala Bea Cukai Banjarmasin Tony Riduan P. Simorangkir mengatakan,

Penindakan dilakukan pada Jumat, 25 September 2026 sekira pukul 03.45 WITA di Jalan Tembus Mantuil, Kota Banjarmasin. Bersama Denpom XXII/2 Banjarmasin dan BAIS TNI, petugas menghentikan dua truk yang diduga mengangkut barang ilegal.

Hasil pemeriksaan mendapati 4.230.400 batang rokok tanpa pita cukai atau setara 211.600 bungkus dengan berbagai merek.

Nilai barang: ±Rp6,28 miliar
Potensi kerugian negara yang berhasil dicegah: ±Rp4,09 miliar

Seluruh barang bukti dibawa ke Kantor Bea Cukai Banjarmasin untuk penelitian lebih lanjut.

Pada Selasa, 29 September 2026 sekitar pukul 10.00 WITA, petugas AVSEC Bandara Internasional Syamsudin Noor mendapati citra mencurigakan di dalam tas penumpang berinisial MR, warga negara India yang akan terbang menuju Kuala Lumpur.

Pemeriksaan lanjutan bersama Bea Cukai Banjarmasin menemukan 3 bungkus emas batangan seberat 1.126,97 gram yang tidak dilengkapi pemberitahuan pabean.

Nilai barang: ±Rp2,88 miliar
Bea Keluar yang terhambat: ±Rp360,36 juta
Penumpang dan barang bukti dibawa ke Kantor Bea Cukai Banjarmasin untuk proses hukum lebih lanjut.

Ketentuan terkait barang bawaan penumpang diatur dalam PMK 203/PMK.04/2017. Selain itu, sejak 23 Desember 2025, PMK 80 Tahun 2025 telah berlaku, yang mengatur pengenaan Bea Keluar untuk ekspor emas tertentu.

Kami menghimbau kepada Masyarakat yang akan membawa emas ke luar negeri wajib menyampaikan pemberitahuan kepada petugas Bea Cukai, melunasi kewajiban Bea Keluar, dan mematuhi ketentuan larangan serta pembatasan yang berlaku.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Banjarmasin, Tonny Riduan P. Simorangkir, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah sinergi antarinstansi.

“Sinergi dengan TNI dan AVSEC menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan, baik terhadap peredaran rokok ilegal maupun lalu lintas barang pada keberangkatan internasional. Melalui koordinasi dan pertukaran informasi, kami pastikan ketentuan kepabeanan dan cukai dipatuhi serta kepentingan negara terlindungi.”

Ke depannya, Bea Cukai Banjarmasin akan terus memperkuat kerja sama dengan instansi terkait untuk menekan peredaran barang ilegal, menjaga penerimaan negara, serta menciptakan iklim usaha yang sehat dan tertib.

red :
@sikin

By admin