(Kadisdag Kalsel, Ahmad Bagiawan)
Mediakalselnews. com
Banjarmasin, 25 Juli 2025 – Harga minyak goreng curah merek Minyakita di Kalimantan Selatan (Kalsel) masih menjadi perhatian. Per 10 Juli 2025, harga Minyakita mencapai Rp 17.048/liter, atau sekitar 8% di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp 15.700/liter. Kondisi ini mendorong Pemerintah Provinsi Kalsel untuk meningkatkan pengawasan dan memastikan ketersediaan serta distribusi yang merata.
Disdag Kalsel telah melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan harga Minyakita. Langkah-langkah yang diambil meliputi: mensortir ongkos angkut dan margin pengecer sebagai faktor penyebab harga masih tinggi, serta mengumumkam operasi pasar dan inspeksi bersama Satgas Pangan untuk memastikan pengecer mematuhi HET.
“Kami memastikan pasokan Minyakita cukup dari distributor ke lapangan, termasuk wilayah pelosok, agar distribusi lebih merata,” ujar Ahmad Bagiawan Kepala Disdag Kalsel. “Pentingnya pelaporan harga yang wajar melalui kanal Disdag/Satgas Pangan—lewat media lokal, media sosial, dan pengaduan langsung—juga terus kami tekankan.”
Disdag Kalsel menegaskan komitmen aktif dan sistematis dalam menjaga kestabilan harga serta ketersediaan minyak goreng. Adanya beberapa paktor yang menimbulkan masalah ini.
Insya Allah Pemerintah telah memberikan izin poratorium pada 24 Agustus mendatang. Dengan demikian, dalam waktu kurang lebih satu bulan, diharapkan permasalahan minyak curah dapat teratasi. Insya Allah, pada tanggal tersebut, Kementerian Perdagangan akan memberikan kepastian izin repacking minyak curah. Salah satu pengusaha di Kabupaten Banjar telah menyiapkan lahan, tempat, dan alat yang sesuai standar SNI.
Saat ini, untuk mendukung program pemerintah, Koperasi Merah Putih menyediakan minyak curah dengan harga Rp15.700 per liter, namun hanya untuk anggota. Kami mohon kesabaran masyarakat karena keterbatasan pasokan sementara. Permasalahan ini disebabkan oleh dua kendala yang kini tengah diatasi.
Kami berharap informasi ini dapat meredakan kepanikan masyarakat terkait harga minyak curah. Minyak premium dan merek lain dengan kualitas setara tetap tersedia dan harganya stabil (kisaran Rp18.000-Rp22.000 per liter).
Insya Allah, setelah poratorium dibuka pada 24 Agustus, produksi minyak curah di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, akan segera dimulai dan menjamin ketersediaan minyak. Kami telah mendesak Kementerian Perdagangan untuk mempercepat proses perizinan.
Semoga dengan bantuan media ini, stabilitas harga dapat terjaga, masyarakat tidak panik, dan pasokan minyak tetap terpenuhi, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah agar dapat memperoleh harga HET. tutup (Kadisdag Kalsel, Ahmad Bagiawan)
@sik
MKn










