Mediakalsel News.com
AMUNTAI TENGAH – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Babirik melaksanakan kegiatan pemantauan dan pemantauan perkembangan tanaman jagung pada Kuartal III tahun 2026, yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 09.10 WITA, bertempat di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Polsek Babirik dan merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mendukung ketahanan pangan serta memantau perkembangan pertanian di wilayah hukumnya, sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”.
Detail Kondisi Lahan dan Tanaman
Pemantauan dilakukan di lahan milik Bahri, yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Tani (Poktan) Berkat Setia. Lokasi lahan dapat diakses melalui tautan peta berikut: Google Maps, dengan koordinat 2°29’13.5″S 115°18’07.0″E atau G872+5Q8 Mawar Sari, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.
Berikut rincian data hasil pemantauan:
- Luas lahan: 3 hektar
- Tanggal penanaman: 21 Juli 2026
- Usia tanaman: 88 hari setelah tanam (HST)
- Tinggi rata-rata tanaman: 182 cm
- Jenis komoditas: Jagung pakan
- Varietas benih: Bisi 18, sebanyak 75 bungkus atau setara 75 kilogram
- Pupuk yang digunakan: NPK Mutiara 16-16-16
- Pengendalian gulma: Menggunakan herbisida Basmilang; belum ada penggunaan pestisida
- Alat pengolahan tanah: Dilakukan secara tenaga kerja/manual
- Perkiraan waktu panen: 21 November 2026
Tujuan dan Harapan
Kegiatan pemantauan ini bertujuan untuk memantau secara langsung kondisi pertumbuhan tanaman, memastikan tidak ada kendala yang mengganggu proses budidaya, serta menjalin komunikasi yang erat antara pihak kepolisian dengan para petani di desa. Kehadiran aparat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi pendorong semangat bagi para petani untuk meningkatkan hasil panen.
“Kami berharap tanaman jagung ini tumbuh sehat hingga masa panen tiba dan menghasilkan produksi yang melimpah, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok tani serta masyarakat pada umumnya,” ungkap perwakilan Polsek Babirik dalam laporannya.
Dengan perkiraan panen yang akan jatuh pada akhir November mendatang, pihak Polsek Babirik berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan berkala guna memastikan proses pemeliharaan hingga masa panen berjalan lancar dan aman.
