MK News.com
AMUNTAI TENGAH – Unit Kepolisian Sektor (Polsek) Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melaksanakan kegiatan pemantauan perkembangan lahan jagung dalam rangka mendukung program swasembada pangan di wilayah hukumnya, Minggu (5/7/2026).
Kegiatan pemantauan dilaksanakan mulai pukul 09.30 Wita hingga selesai, berpusat di Desa Sungai Karias, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Tim pelaksana dipimpin oleh AIPDA Dwi Hartono selaku Bawas Piket, didampingi AIPDA Iwan Krisnawan selaku Ka Jaga, serta anggota AIPDA M. Rifqy Maulidin, Brigpol Hendra, S.S.T.Ars, dan Bripda Ahmad Muzakkir. Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan satu unit kendaraan patroli roda empat serta alat komunikasi HT Motorola APX 1000.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung tercapainya kemandirian pangan daerah, khususnya pemenuhan kebutuhan pakan ternak dan bahan pangan pokok melalui peningkatan produksi dari lahan milik petani setempat. Selain itu, pemantauan juga dilakukan untuk mendapatkan data terkini kondisi lahan yang nantinya dilaporkan kepada pimpinan Polres HSU.
Dari hasil peninjauan di lapangan, diperoleh catatan bahwa sebagian besar lahan jagung milik petani di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah saat ini dalam keadaan tergenang air. Kondisi ini diprediksi akan menghambat aktivitas penanaman jagung pada beberapa bulan ke depan, karena genangan belum diperkirakan surut sepenuhnya.
Pihak Polsek Amuntai Tengah menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi lahan serta debit air yang menggenangi wilayah pertanian. Data hasil pemantauan selanjutnya akan dijadikan dasar penyusunan rekomendasi dan langkah-langkah pendampingan yang tepat bagi petani.
“Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan situasi wilayah tetap kondusif. Perkembangan kondisi selanjutnya akan kami laporkan secara berkala,” bunyi laporan yang disampaikan kepada Komandan Polres HSU.
Diketahui, Polres Hulu Sungai Utara terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional dengan turut serta memantau dan mengawal aktivitas pertanian di seluruh wilayah hukumnya, sesuai semboyan
HEBAT-SIGAP-UNGGUL-UNTUK MASYARAKAT.








