Mediakalselnews. com
Banjarmasin -17/02/2026
Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyelenggarakan kegiatan Hisab Rukyat (perhitungan dan pengamatan hilal) guna menentukan awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Acara penting ini berlangsung di Gedung Rumah Sakit Amanah Medical Centre (RS AMC) Jalan MT.Haryono Kertak Baru Ilir Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kegiatan Hisab Rukyat merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama di seluruh Indonesia untuk menetapkan dimulainya puasa Ramadan secara serentak, berdasarkan metode hisab (perhitungan astronomis) dan rukyat (pengamatan fisik hilal).
Acara yang dimulai pada hari Selasa, tanggal 17 Februari 2026 Masehi, bertepatan dengan 29 Syakban 1447 Hijriah, dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari Kanwil Kemenag Kalsel, tokoh agama, ahli falak (astronomi Islam), dan unsur pemerintah daerah.
Berdasarkan kriteria imkanur rukyat MABIMS terbaru yaitu tinggi hilal 3″(tiga Drajat) dan sudut elogasi 6,4″(enam koma empat Drajad) yang di tetapkan berdasarkan surat Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Islam tanggal 25 Februari 2022 Nomor B-79/DJ.lll/HM.00/02/2022 hal pemberitahuan penggunaan kriteria Imkanur Rukyat MABIMS baru).hilal bulan Ramadhan 1447H tidak terpenuhi dalam kondisi seperti ini maka secara teori 1 Ramadhan bertepatan pada tanggal 19 Februari 2026M dan penentuan kepastian penetapan awal ramadhan sangat bergantung pada hasil dinamika yang terjadi pada sidang isbath pemerintah RI.
Kepala Kanwil Kementrian Agama Muhammad Thamrin mengatakan adanya kemungkinan akan adanya perbedaan awal ramadhan( puasa ) maka Muhammad Thamrin juga menghimbau kepada seluruh umat muslim agar saling menjaga dan menghormati ke khusuan dalam melaksanakan ibadah puasa.,ujarnya
Sekertaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan saat di wawancarai mengajak kita agar lebih memperkuat ibadah dengan melakukan banyak kegiatan di mesjid seperti tadarus dan taraweh.’ pungkas nya dan saling menjaga kesucian bulan Ramadhan.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengumpulkan data dan bukti sahih terkait penampakan hilal (bulan sabit muda) di ufuk Kalsel.
Hasil pengamatan dan perhitungan dari Banjarmasin ini nantinya akan dibawa ke Sidang Isbat (penetapan) di Jakarta yang dipimpin oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Sidang Isbat inilah yang secara resmi akan mengumumkan kapan 1 Ramadan 1447 H dimulai untuk seluruh umat Islam di Indonesia.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan penentuan awal Ramadan dapat berjalan lancar, akurat, dan dapat memberikan kepastian bagi masyarakat muslim di Kalimantan Selatan dalam menjalankan ibadah puasa.










