MediakalselNews.com

Batola Handil Bakti, Persatuan Tradisi Adat Kalimantan (PATAKA) kembali hadir di tengah masyarakat Kabupaten Barito Kuala, membawa pengobatan tradisional warisan leluhur untuk membantu meringankan berbagai keluhan kesehatan warga. Kegiatan berlangsung di Jalan Handil Bakti, tepatnya di Lapangan Turunan Jembatan Basit, pada Senin (07/11/2026).

Kini PATAKA melengkapi pelayanannya dengan kehadiran tenaga terapis pijat, totok syaraf, bekam, dan metode pengobatan lainnya yang digabungkan dengan tradisi pengobatan khas Kalimantan atau yang dikenal sebagai “tradisi urang bahari”.

Ketua PATAKA, Yahya yang bergelar Patih Banua Lima, menyampaikan antusiasme warga yang datang sangat luar biasa.

“Alhamdulillah, sambutan warga sangat hangat. Banyak yang datang dengan berbagai keluhan, mulai dari sakit perut (magh), sakit kepala sebelah (senggugut), pegal linu, hingga nyeri sendi. Semua kami layani dengan metode pijat tradisional yang telah diwariskan turun-temurun, dan perlu diketahui masyarakat kami hadir disini mulai tanggal 7 sampai dengan 13 Nopember 2026” ujarnya.

Yang membuat warga semakin diuntungkan, sistem pembayaran yang diterapkan adalah suka rela — pasien bebas memberikan apa saja yang ikhlas dari hatinya, tidak ada tarif yang ditetapkan.

Salah seorang warga yang merasakan manfaatnya, Amah, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Saya sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Apalagi bayarannya suka rela, saya rasa mereka benar-benar tulus ingin membantu kami. Tadi jari-jari tangan saya sering keram, setelah dipijat Alhamdulillah terasa jauh lebih nyaman dan lega,” ungkap Amah dengan wajah ceria.

Kehadiran PATAKA tidak sekadar menawarkan pengobatan, tetapi juga menjaga sekaligus melestarikan kekayaan budaya dan pengetahuan pengobatan tradisional masyarakat Kalimantan agar tidak hilang tergerus zaman.

Red

@sik

By admin