Mediakalsel News. com
AMUNTAI – Sebuah gudang pembuatan meubel dan kerajinan kayu milik warga Desa Kota Raden Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), hangus terbakar total pada Minggu dini hari, 13 September 2026. Kerugian materiil akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 WITA. Awalnya, warga bernama Yulda yang tinggal tak jauh dari lokasi mendengar suara ledakan keras, lalu melihat kobaran api mulai menjalar dari sisi dinding tengah bangunan. Ia segera berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Karena bangunan sepenuhnya berbahan kayu dan berisi bahan baku serta barang jadi kerajinan kayu, api dengan cepat melahap seluruh bangunan. Petugas pemadam kebakaran dan relawan setempat baru berhasil memadamkan api sekitar 20 menit kemudian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, mengingat gudang tersebut hanya beroperasi pada jam kerja siang hari.

Pemilik bangunan, Ahmad Ridhani (48 tahun), mengungkapkan bahwa gudang tersebut juga dilengkapi instalasi listrik berdaya 5.500 watt serta banyak kabel penghubung mesin produksi. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim Inafis Polres HSU di lokasi kejadian, diduga kuat api bermula dari hubungan arus pendek listrik di bagian tengah gudang.

“Bangunan terbakar 100 persen. Semua peralatan mesin, bahan baku, hingga barang jadi habis dilalap si jago merah,” kata keterangan resmi kepolisian.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, tim penyidik mengamankan sejumlah barang bukti berupa potongan kabel listrik yang terbakar, sisa kayu hangus, serta bagian mesin produksi yang rusak.

Kapolsek Amuntai Tengah menegaskan pihaknya telah melakukan pengamanan lokasi, memeriksa saksi-saksi, dan mendata seluruh kerugian. Penyidikan lebih lanjut masih berjalan untuk memastikan penyebab serta kronologi secara lengkap.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kewajiban kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Penulis: Asikin

By admin