Mediakalsel News. com

AMUNTAI – Warga Desa Keramat, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), digegerkan dengan penemuan jasad bayi berjenis kelamin laki-laki yang mengapung di aliran Sungai Kali Negara, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 10.30 WITA.

Penemuan bermula saat tiga orang warga yang sedang mencari ikan melihat benda mencurigakan di permukaan air. Setelah didekati, diketahui itu adalah sesosok bayi yang dibungkus sarung berwarna oranye, sudah membengkak dan berbau busuk disertai lalat. Warga segera melaporkan hal itu kepada Kepala Desa Keramat Pagiannor dan Ketua RT setempat, lalu diteruskan ke Polsek Amuntai Selatan.

Tim gabungan Polsek Amuntai Selatan beserta Unit Identifikasi dan Piket Reskrim Polres HSU segera turun melakukan olah TKP. Jasad bayi dipindahkan ke tempat aman di pinggir sungai, kemudian dievakuasi ke RSUD Pambalah Batung Amuntai untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

Berdasarkan hasil visum dokter Anggi Lestari, bayi berukuran panjang 53 cm dengan tali pusat dan plasenta masih menempel. Kondisi jasad sudah membusuk lanjut, diperkirakan meninggal dunia sekitar 2–5 hari sebelum ditemukan. Hingga kini penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan karena kondisi jenazah, demikian pula belum dapat dipastikan apakah meninggal sebelum, saat, atau sesudah lahir.

Barang bukti berupa sarung warna oranye yang membungkus jasad diamankan untuk keperluan penyelidikan. Setelah pemeriksaan selesai, jenazah disucikan dan dimakamkan di pemakaman milik Pemkab HSU di Desa Tayur, Kecamatan Amuntai Utara.

Pihak kepolisian telah mencatat keterangan para saksi dan terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas keluarga serta latar belakang kejadian. Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa ini untuk segera menghubungi Polsek Amuntai Selatan atau layanan pengaduan kepolisian terdekat.

“Kami berkomitmen menuntaskan kasus ini dan meminta dukungan masyarakat untuk menjaga kerahasiaan serta membantu proses hukum yang berjalan,” ujar perwakilan Polsek Amuntai Selatan.

red

@sik/MKn

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.