Mediakalselnews. com
BANJARMASIN, 24 Desember 2025 – Kegiatan makan bersama dan penyerahan donasi senilai dua ratus juta rupiah telah terlaksana di Ruang Induk Masjid Hasanuddin Madjedi, hari Rabu (24/12) setelah Shalat Dzuhur berjamaah. Donasi berasal dari Yayasan Mahatir Mohammad Zain dan ditujukan kepada Yayasan Masjid Hasanuddin Madjedi untuk pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an.
Selama acara, Ketua Yayasan Masjid Hasanuddin Madjedi menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak yayasan pemberi donasi. “Ini suatu hal yang harus dilaksanakan secara amanah, dan mudahan dilipat gandakan amal pahalanya,” ujarnya.
Mengenai penyerahan, Ketua Yayasan Mahatir Mohammad Zain, Muhammad Zainal Pahmi, menyampaikan rasa syukur. “Alhamdulillah, hari ini telah terlaksana penyerahan bantuan untuk pembangunan Rumah Tahfidz sebesar Rp200 juta. Selain itu, insya’Allah pada tahun 2026, yayasan kami juga akan menyalurkan bantuan Rp2 miliar untuk renovasi dan pengembangan mesjid menjadi 3 lantai,” katanya.
Zainal Pahmi juga menambahkan bahwa yayasan yang baru berdiri satu tahun ini telah banyak melakukan kegiatan sosial dan pendidikan. Di antaranya adalah bantuan kepada Masjid Al-Jihad, Masjid Hasanuddin Madjedi, dan beberapa mesjid di Kalimantan Tengah seperti yang ada di Sambah Kahayan. Kegiatan rutin bulanan juga dilakukan untuk memberikan bantuan kepada warga khususnya di Simpang Gusti. Di bidang pendidikan, mahasiswa yang belajar di Jawa Barat dan Jember juga mendapatkan bantuan, bahkan yayasan juga memberikan dukungan kepada 40 warga Afrika Selatan secara berkala setiap bulannya.
Sementara itu, Haji Ifansah sebagai Ketua Bidang Peribadatan dan Pendidikan Yayasan Masjid Hasanuddin Madjedi menjelaskan bahwa donasi Rp200 juta ini merupakan bagian dari program jangka pendek untuk Rumah Tahfidz. “Sebelumnya dana yang tersedia sudah Rp400 juta, dan dengan penambahan ini menjadi Rp600 juta. Insya’Allah pembangunan Rumah Tahfidz akan dimulai sesegera mungkin akan digarap,” katanya.
Lokasi Rumah Tahfidz berada di Kayu Tangi Satu, di belakang Masjid Al-Barokah dan bersebelahan dengan poliban tanahnya. Rancangannya adalah bangunan dua lantai yang dibangun bertahap, sebagai kelanjutan dari cikal bakal Rumah Tahfidz yang sudah ada di Handil Bakti. “Para jamaah yang punya anak atau cucu dengan kemauan belajar agama bisa mendaftarkan mereka, karena tidak bisa dipaksakan. Contohnya anak saya sendiri yang mau ke pesantren secara sendiri dan akhirnya bisa hafal tiga juz Al-Qur’an, sekarang bahkan jadi imam di sini,” tambah Haji Ifansah.
Untuk program jangka panjang pengembangan mesjid menjadi 3 lantai, Haji Ifansah menyebutkan bahwa total dana yang dibutuhkan sekitar Rp4,5 miliar. Bantuan Rp2 miliar dari Yayasan Mahatir Mohammad Zain dijanjikan akan diterima pada bulan Agustus 2026. “Masjid ini seringkali tidak muat jamaah pada 10 hari pertama Ramadhan dan hari Jumatan, jadi pengembangan menjadi 3 lantai sangat diperlukan,” pungkasnya.
Acara yang diisi dengan makan bersama ini dihadiri oleh para pengurus kedua yayasan, jamaah mesjid, dan beberapa tokoh masyarakat setempat.
red
@sik










