Fhoto Dokumentasi MC
MediakalselNews. com
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman diwakili Asisten Administrasi Umum, Dinansyah secara resmi membuka ajang Fisipioneer Bouldering Competition VI Regional Kalimantan 2026 yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Jumat (30/10/2026).
Dalam sambutannya, Hasnur melalui Dinansyah menyampaikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa pecinta alam Fisipioneer yang konsisten menjaga tradisi penyelenggaraan kompetisi tersebut hingga menginjak edisi keenam.
Menurutnya, menjaga keberlangsungan sebuah kompetisi berskala regional hingga edisi keenam memerlukan ketekunan tersendiri, di mana Banjarmasin hari ini dipercaya menjadi tuan rumah bagi para atlet dari luar Kalimantan Selatan.
“Kami sampaikan apresiasi kepada mahasiswa pecinta alam Fisipioneer yang dapat menjaga tradisi penyelenggaraan kompetisi ini. Menjaga sebuah pelaksanaan kompetisi tetap hidup sampai edisi keenam memerlukan ketekunan. Apalagi kita ketahui kompetisi ini berskala regional Kalimantan, sehingga Banjarmasin hari ini menjadi tuan rumah bagi atlet dari luar Kalimantan Selatan,” ujar Hasnuryadi.
Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan bahwa panjat tebing kini telah menjadi salah satu cabang olahraga resmi di ajang Olimpiade, dengan nomor boulder yang dipertandingkan hari ini termasuk di dalamnya. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pun berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan cabang olahraga ini melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kalimantan Selatan.
“Kami akan terus mendukung pembinaan cabang ini melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia Kalimantan Selatan, sesuai kewenangan yang ada pada kami,” tambahnya.
Kompetisi ini diharapkan tidak hanya berjalan dengan lancar, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet panjat tebing berprestasi yang kelak dapat mengharumkan nama Banua dan bangsa.
Sementara itu, Dekan FISIP ULM Banjarmasin, Irwansyah mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti sebanyak 70 peserta, Ajang ini mempertandingkan kategori umum serta kategori khusus untuk mahasiswa pecinta alam, yang diikuti oleh kalangan pelajar dan mahasiswa.
Melihat antusiasme dan potensi yang ada, Irwansyah berencana untuk menaikkan skala kegiatan ini pada tahun depan.
“Insyaallah kami merencanakan tahun depan kita bisa selenggarakan kegiatan ini sebagai tingkat nasional, sehingga kita bisa menjaring atlet, baik atlet untuk pelajar maupun mahasiswa,” ujarnya.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, para atlet muda ini nantinya diharapkan dapat dibina secara optimal agar menjadi atlet profesional. Dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang dimiliki, ke depannya kegiatan ini ditargetkan mampu mencetak atlet-atlet boulder berprestasi yang tidak hanya mampu bersaing di tingkat regional dan nasional, tetapi juga berpotensi hingga ke kancah internasional. MC Kalsel/Jml
red
@sik
