Mediakalselnews. com
Banjarbaru 12/012026

Presiden RI Prabowo Subianto Menghadiri Kunjungan langsung Peresmian 116 Sekolah Rakyat Terpadu(SRT) 9 tingkat Nasional di 34 Provinsi yang Dipusatkan di Balai Besar Pendidikan Dan Pelatihan Sosial(BBPPKS)Kota Banjarbaru Senin 12/01/2026.

Sebuah langkah signifikan yang di ambil pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan di Indonesia khususnya di Kalimantan Selatan ditandai dengan diresmikannya “Sekolah Rakyat Terpadu”

Dari pantauan Media Berita Aktual Kalimantan jajaran pemerintah pusat dan daerah lainnya tampak berdatangan untuk menghadiri peresmian., sejumlah Mentri dan kepala daerah tampak hadir dalam agenda nasional tersebut.

Adapun tokoh yang hadir di antaranya Mentri PPN/ Kepala Bappenas Rachma Pambudy , Mentri Pendidikan Abdul Mu’ti , Menhub Dody Purwagandhi , Menko PMK Pratikno , MenPAN- RB Rini Widyantini , Mentri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo , Menko Pemberdayaan Masyarakat. Muaimin Iskandar(Cak Imin) , Mentri Sosial Saifullah Yusuf(Gus Ipul),Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar parawansa, Gubernur Maluku Sherly Tjoanda , jendral Polisi Drs. Listiyo Sigit Prabowo dan Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan dalam pidatonya pemerintah berkomitmen dalam pemerataan pendidikan”Sasaran kita 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029 insyaallah akan tercapai”ujar Presiden RI Prabowo.

Acara peresmian ini menjadi sorotan publik sebagai manifestasi nyata dari komitmen pemerintah untuk menyediakan akses pendidikan yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian khusus.

Adapun sebaran 116 titik Sekolah Rakyat adalah sebagai berikut :
Pulau Jawa : 70 titik.
Pulau Sumatera : 35 titik.
Pulau Sulawesi : 28 titik.
Pulau Kalimantan: 13 titik.
Pulau Papua. : 6 titik
Bali dan Nusa Tenggara :6 titik.
Dengan keseluruhan 15.954 siswa/i., 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan.”ujar Mensos.

Sekolah Rakyat merupakan inisiatif strategis yang bertujuan untuk menjembatani kesenjangan pendidikan antara wilayah Perkotaan dan Pedesaan., Dengan berfokus pada pendidikan dasar yang berkualitas dan terjangkau.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini didasari oleh prinsip-prinsip pendidikan yang merata dan adil sebagaimana diamanat kan dalam Konstitusi.

Gubernur Kalimantan Selatan H.Muhidin berharap dengan Sekolah Rakyat Terpadu(SRT)dapat mencetak generasi penerus yang lebih smart siap menghadapi tantangan masa depan.

Diharapkan, berdirinya Sekolah Rakyat ini dapat memberikan dampak positif yang luas. Selain meningkatkan angka partisipasi sekolah, inisiatif ini juga diharapkan mampu memperbaiki mutu lulusan dan mengurangi angka putus sekolah.”tambah Gubernur Kalsel.

Pemerintah melalui (Kementerian Pendidikan) Abdul Mu’ti terus memonitoring dan berupaya memastikan bahwa fasilitas dan tenaga pengajar di Sekolah Rakyat memenuhi standar yang ditetapkan, sehingga tujuan mulia ini dapat tercapai secara optimal.

Masyarakat menyambut baik program ini,melihat nya sebagai angin segar bagi masa depan pendidikan serta pintu gerbang menuju kesuksesan untuk anak anak bangsa .

red

@sik

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.