Mediakalselnews. com
Martapura, Kalimantan Selatan – Forum Komunikasi Gabungan Lintas Ormas (FKGLO), yang dipimpin oleh Abdurahman, melakukan audiensi ke Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar pada hari Selasa, 25 November 2025. Pertemuan ini membahas pengajuan pengelolaan parkir dan keamanan lingkungan di sekitar Puskesmas Kertak Hanyar, yang terletak di Jl. A. Yani Km. 7, Kabupaten Banjar.

Abdurahman dan anggota FKGLO disambut baik oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan. Dalam pertemuan tersebut, Abdurahman menyampaikan harapan agar terjalin kerjasama yang saling menguntungkan. Ia juga menyoroti potensi terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat, khususnya anggota FKGLO yang berdomisili di sekitar wilayah Puskesmas Kertak Hanyar.


“Kami berharap dapat bekerjasama dalam menjaga parkir dan keamanan, terutama pada malam hari, di kawasan Puskesmas Kertak Hanyar,” ujar Abdurahman. Ia menambahkan, idealnya pengelolaan parkir di depan Puskesmas berada di bawah naungan Dinas Pasar, yang kemudian memberikan wewenang kepada FKGLO. “Namun, karena lahan tersebut disewakan ke Dinas Kesehatan, maka kami menyerahkan sepenuhnya kepada Dinas Kesehatan untuk menentukan. Yang terpenting, pengajuan kami ini dapat direalisasikan,” tegasnya.

Kepala Puskesmas Kertak Hanyar, Nurul Priningsih SKM, MH, menjelaskan bahwa belum ada keputusan final terkait pengajuan tersebut. “Secara garis besar, akan ada kerjasama terkait pengelolaan parkir dan penjagaan malam di Puskesmas Kertak Hanyar. Kami dari Puskesmas merasa sangat terbantu dengan adanya inisiatif ini, karena kami ingin fokus pada pelayanan kesehatan,” ungkap Nurul.

Nurul menambahkan bahwa selama ini, beberapa aspek non-medis telah ditangani oleh anggota lintas Ormas. “Dengan adanya diskusi ini, kami memiliki harapan bahwa kami dapat bekerja dengan tenang dan profesional di bidang kesehatan, setelah Puskesmas Kertak Hanyar beroperasi di lokasi yang baru,” imbuhnya.

Realisasi kerjasama ini diperkirakan akan dimulai pada awal tahun 2026, antara bulan Januari atau Februari, tergantung pada penyelesaian pembangunan gedung baru dan kesiapan Puskesmas untuk melakukan perpindahan.

 

red

@sik

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.