Mediakalsel News. com
Banjarmasin – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Lembaga Kajian Ekonomi dan Pembangunan Daerah (LKEPD) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan Republik Indonesia menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penatausahaan dan Pengelolaan Aset Daerah. Kegiatan ini berlangsung pada 13–17 Juli 2026 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM, Banjarmasin.
Bimbingan teknis tersebut merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas aparatur pengelola keuangan daerah yang diinisiasi oleh DJPK Kementerian Keuangan. Kegiatan ini diikuti oleh aparatur pemerintah daerah dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia yang membidangi pengelolaan aset daerah.
Melalui kolaborasi antara DJPK Kementerian Keuangan dan LKEPD FEB ULM, peserta memperoleh penguatan kompetensi mengenai tata kelola aset daerah yang akuntabel, efektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selama lima hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi komprehensif yang mencakup penatausahaan barang milik daerah, pengelolaan aset, hingga praktik terbaik dalam optimalisasi administrasi aset pemerintah daerah.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Universitas Lambung Mangkurat dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan melalui penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi aparatur daerah. Sebagai perguruan tinggi, ULM terus berperan aktif menjalin kemitraan strategis dengan kementerian dan lembaga pemerintah guna mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia di berbagai sektor.
Selain menjadi wadah transfer pengetahuan, bimbingan teknis ini juga diharapkan dapat menjadi forum berbagi pengalaman antar peserta dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan aset daerah. Dengan demikian, implementasi pengelolaan aset di masing-masing daerah dapat semakin transparan, tertib administrasi, dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah.
Penyelenggaraan Bimtek Penatausahaan dan Pengelolaan Aset Daerah di FEB ULM diharapkan mampu menghasilkan aparatur yang lebih profesional dan kompeten dalam mengelola aset daerah, sehingga dapat mendukung terwujudnya tata kelola keuangan daerah yang baik serta memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia.









