MK News. com
HULU SUNGAI UTARA – Personel Polsek Amuntai Utara melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung program swasembada pangan di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (2/7/2026).

Kegiatan pemantauan dilaksanakan mulai pukul 11.00 Wita hingga selesai, dipimpin oleh Aiptu Ferry A.P bersama Bripda Dio.

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan saat ini tergenang air. Kondisi tersebut menyebabkan tanah menjadi terlalu lembap, sehingga mengganggu pertumbuhan tanaman.

Secara rinci, tinggi tanaman jagung berkisar antara 50 hingga 90 sentimeter, namun sebagian daun mulai berwarna kekuningan akibat kelebihan kadar air di media tanam.

“Kegiatan berjalan lancar, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara tetap aman dan terkendali,” tertulis dalam laporan resmi kegiatan.

Pemantauan ini merupakan bentuk dukungan Polres HSU dengan semangat Hebat, Sigap, Unggul untuk Masyarakat guna memastikan keberhasilan program swasembada jagung dan ketahanan pangan di daerah. Pihak kepolisian akan terus memantau perkembangan kondisi tanaman selanjutnya.

✅ Versi ringkas untuk media sosial:

Polsek Amuntai Utara Pantau Lahan Jagung Poktan Sungai Bayan

📅 Kamis, 2 Juli 2026
📍 Desa Panangkalaan, Kec. Amuntai Utara

Personel Polsek Amuntai Utara meninjau langsung lahan jagung milik Kelompok Tani Sungai Bayan. Hasil pantauan:
🌱 Tinggi tanaman 50–90 cm
⚠️ Lahan tergenang air & tanah terlalu basah
⚠️ Daun tanaman mulai menguning, pertumbuhan terganggu

Kegiatan berjalan lancar, situasi wilayah aman terkendali. Kami terus pantau perkembangan demi keberhasilan swasembada pangan.

#PolresHSU #PolsekAmuntaiUtara #SwasembadaJagung #KetahananPangan #DesaPanangkalaan #HSU #KalimantanSelatan

Apakah sudah sesuai kebutuhan atau perlu disesuaikan lagi?

By admin