Mediakalselnews. com
Banjarmasin, Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) menerima kunjungan silaturahmi dari Imam Bukhari Scientific Research Center (IBISRC), bertempat di Gedung Serbaguna UNUKASE, Kamis (23/4).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) dengan IBISRC yang dilaksanakan pada 5 April 2026 di Surabaya, disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emir Dardak, serta Gubernur Samarkand, Uzbekistan, Adiz Boboev.
Rektor UNUKASE Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc. bersama jajaran pimpinan kampus menyambut hangat kehadiran Eka Triyatna Shanty, SE, MH, CIEM, selaku Indonesian Representative dan Samarkand Tourism Ambassador. Acara turut dihadiri oleh Wakil Rektor I Dr. H. Jarkawi, M.M.Pd, para Kepala Biro, Dekan, Kepala Bagian, serta perwakilan mahasiswa dan alumni UNUKASE.

Dalam sambutannya, Dr. Abrani menyampaikan terima kasih atas kunjungan silaturahim dari IBISRC. Ia menekankan pentingnya hubungan akademik dan budaya antara Indonesia dan Uzbekistan, seraya berharap kerja sama ini dapat memperluas kesempatan bagi sivitas akademika UNUKASE dalam bidang riset dan pendidikan internasional. “Kunjungan ini menjadi momentum memperkuat hubungan ilmiah dan spiritual antara kedua negara, serta membuka peluang kolaborasi di masa depan,” ujar Dr. Abrani.

Sementara itu, Eka Triyatna Shanty dalam paparannya menuturkan bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian pasca penandatanganan MoU antara LPTNU dan IBISRC. Ia juga mengingatkan bahwa sebelumnya delegasi perguruan tinggi Nahdlatul Ulama di bawah koordinasi LPTNU telah berkunjung ke Imam Bukhari International Scientific Research Center di Samarkand, Uzbekistan, pada 23 Januari – 3 Februari 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Eka membuka peluang beasiswa S2 bagi alumni UNUKASE untuk melanjutkan studi di Uzbekistan. Ia turut menyoroti hubungan historis dan spiritual yang erat antara Indonesia dan Uzbekistan. “Negara kita memiliki ikatan lama, sejak Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, menemukan makam Imam Bukhari di Uzbekistan. Hubungan ini terus berlanjut melalui kerja sama budaya dan pendidikan,” ujarnya.
Eka juga menambahkan bahwa Gubernur Samarkand, Adiz Boboev, telah menemui Bupati Gresik untuk mempererat sanad spiritual antara Maulana Malik Ibrahim di Gresik dengan Bahauddin Shagir, ulama besar yang dimakamkan di Samarkand, Uzbekistan.

Kegiatan silaturahmi ini diakhiri dengan dialog interaktif, foto bersama, dan komitmen untuk melanjutkan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pertukaran budaya antara UNUKASE dan IBISRC. ( humas unukase/mpd)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.