Mediakalselnews. com

BANJARMASIN – Mempererat tali persaudaraan dan berbagi ilmu pengobatan alternatif menjadi tujuan utama digelarnya acara silaturahmi bulanan para terapis yang berlangsung pada malam ini, Senin, 19 April 2026. Bertempat di Jl. Kuin Cerucuk, Banjarmasin, acara ini dihadiri oleh puluhan praktisi kesehatan dari berbagai latar belakang keahlian.

Suasana terasa hangat dan akrab dengan kehadiran para terapis yang memiliki beragam spesialisasi, mulai dari ahli terapi saraf, praktisi bekam, ruqyah syar’iyyah, hingga hipnoterapi. Kegiatan rutin ini menjadi wadah berkumpul yang dinanti-nantikan setiap bulan.

Wadah Bertemu dan Bertukar Pikiran

Koordinator acara, Mustakim yang juga pemilik Terapi Abu Syifa, menjelaskan bahwa pertemuan ini dilaksanakan secara berkala setiap bulan. Waktu pelaksanaannya disesuaikan dengan kesibukan masing-masing anggota agar semua bisa hadir.

“Acara ini kita adakan satu bulan sekali, waktunya disesuaikan kalau ada waktu senggang buat kawan-kawan. Tujuannya yaitu untuk memperkuat tali silaturahmi dan rasa persaudaraan, serta sama-sama saling sharing atau berbagi pengalaman tentang dunia pengobatan, khususnya seputar teknik terapi,” ungkap Mustakim.

Sampai saat ini, tercatat sekitar 36 orang anggota yang aktif bergabung dalam komunitas ini. Mereka datang bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga saling melengkapi dan menambah wawasan dalam praktik pengobatan yang mereka jalani sehari-hari.

Membuka Pelatihan Berbagai Jurus Terapi

Selain kegiatan rutin bertemu dan berdiskusi, komunitas ini juga memiliki peran aktif dalam mencetak tenaga terapis baru. Mustakim menambahkan bahwa pihaknya juga membuka kesempatan bagi masyarakat umum yang ingin belajar, baik melalui pelatihan privat maupun kelas umum.

Berbagai keahlian yang diajarkan sangat lengkap, meliputi:

– Pijat tradisional
– Terapi saraf
– Bekam
– Gurah
– Ruqyah
– Hipnoterapi
– Akupunktur

“Kami ingin agar ilmu ini bisa terus bermanfaat dan tersebar. Selain menjaga hubungan baik antar sesama praktisi, kami juga siap berbagi ilmu melalui pelatihan-pelatihan yang kami selenggarakan,” tambahnya.

Acara berlangsung dengan penuh kekeluargaan, diharapkan dapat terus berlanjut demi kemajuan dunia pengobatan alternatif dan semakin eratnya persaudaraan antar praktisi di Banjarmasin.

red

@sik

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.