M K news. com
Pemerintah Kalimantan Selatan (Kalsel) memaparkan lima program prioritas dalam Musrenbang 2025: pengembangan SDM unggul, pembangunan infrastruktur merata, penguatan ekonomi berbasis sektor unggulan, peningkatan kualitas lingkungan, dan pemantapan tata kelola pemerintahan. Kalsel mencatat capaian positif: IPM 75,19, pertumbuhan ekonomi 5,05%, pengangguran 4,2%, kemiskinan 4,11%, dan gini rasio 0,302. Provinsi ini juga mempertahankan predikat WTP selama 10 tahun dan meraih nilai SAKIP A. Program prioritas RKPD 2026 selaras dengan RPJMD 2025-2029, meliputi proyek strategis seperti pembangunan jalan dan jembatan serta peningkatan sarana kesehatan. Wamendagri menekankan sinergi antar pemerintah dan peningkatan pelayanan publik. Musrenbang dihadiri sekitar 400 peserta, dengan tujuan menjaring masukan untuk penyempurnaan RKPD 2026. Ketidakhadiran sebagian besar kepala daerah menjadi catatan penting.

Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Selatan (DAD Kalsel) yang diwakili oleh Sekretaris Umum Robby ngaki menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas komitmennya dalam mempercepat pembangunan berkelanjutan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Hal ini disampaikan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang berlangsung hari ini.

Perwakilan DAD Kalsel menyampaikan harapan agar pemerataan kesejahteraan yang dicanangkan pemerintah dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat Dayak yang berada di wilayah pedalaman. Akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang memadai menjadi fokus utama harapan tersebut.

“Kami berharap pembangunan infrastruktur di daerah pedalaman dapat segera direalisasikan. Hal ini penting untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas masyarakat kami dengan pusat-pusat pelayanan,” ujar perwakilan DAD Kalsel.

DAD Kalsel juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat adat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Partisipasi aktif masyarakat Dayak dinilai krusial untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan sesuai dengan kearifan lokal.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyambut baik apresiasi dan masukan dari DAD Kalsel. Komitmen untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan terus ditegaskan, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Selatan, termasuk daerah-daerah pedalaman.

red
@sik

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.