MediakalselNews. com
Banjarmasin, Kalimantan Selatan – Distribusi solar di Desa Tabonio, Kalimantan Selatan, kembali menjadi sorotan setelah munculnya surat somasi yang ditujukan kepada salah satu penyalur solar, Ibu Nurul. Namun, Kepala Desa Tabonio, Mardiansyah, menyatakan surat tersebut tidak melalui jalur resmi pemerintahan desa.

“Malam sebelumnya, Bu Nurul menunjukkan surat somasi tersebut kepada saya. Biasanya, jika ada sesuatu yang bersifat resmi, saya pasti diberitahu. Namun, dalam kasus ini, surat itu sepertinya tidak melalui aparat desa,” jelas Mardiansyah.

Lebih lanjut, Mardiansyah menegaskan surat somasi tersebut bersifat personal dan tidak mewakili suara nelayan Desa Tabonio. Ia juga mempertanyakan peran JK, yang disebut dalam surat tersebut, karena bukan seorang nelayan dan diduga memiliki kerjasama dengan pihak lain yang belum diketahui detailnya.

“Surat itu bukan representasi para nelayan. Saudara JK yang disebut dalam surat, sebenarnya bukan nelayan. Dia memiliki kerjasama dengan pihak lain yang saya sendiri tidak tahu detailnya,” ungkap Mardiansyah. Ia menekankan bahwa sebagai kepala desa, ia bersikap netral dan yang terpenting adalah nelayan mendapatkan solar tepat waktu agar aktivitas melaut tidak terganggu. Mardiansyah berharap penyalur solar lebih memperhatikan kebutuhan nelayan agar distribusi berjalan lancar.

Senada dengan itu, H. Anang Misran, Ketua Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (GEPAK) Kalsel, mengungkapkan hasil pengecekan langsung ke Desa Tabonio. Meskipun awalnya menerima laporan kendala penyaluran solar, pengecekan lapangan menunjukkan kebutuhan solar nelayan tetap terpenuhi, meskipun terkadang mengalami keterlambatan.

TELUR ASIN REMPAH DAPUR MAMA INA
      Pesan Antar 0822 5354 4889                  TELUR ASIN REMPAH                             DAPUR MAMA INA

Anang Misran mengkritik surat somasi tersebut dan menduga adanya upaya memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi. “Saya heran dengan surat somasi ini. Seolah-olah ada yang ingin memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi. Kami sudah bertemu dengan pihak kepolisian dan melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Hasilnya, tidak ditemukan masalah terkait penyaluran solar oleh Ibu Nurul,” tegasnya. Pihak kepolisian pun kini tengah menyelidiki lebih lanjut terkait surat somasi tersebut.

 

Red

MKN

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.