Mediakalsel News. com
AMUNTAI, 16 Oktober 2026 — Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Hulu Sungai Utara, Polres Hulu Sungai Utara menggelar Zoom Meeting penerimaan arahan dari jajaran Pimpinan Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (15/10/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Jananuraga Polres HSU, mulai pukul 09.15 hingga 12.20 WITA.
Acara menghadirkan arahan langsung dari Kapolda Kalsel, Gubernur Kalsel, dan Ketua DPRD Kalsel yang ditujukan khusus kepada para Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Hulu Sungai Utara terkait peran strategis mereka dalam penanggulangan Karhutla.
Kegiatan ini dihadiri oleh:
– Kapolres HSU, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si.
– Wakapolres HSU
– Asisten II Setda HSU, Fahrudin, S.Hut., M.S.
– Para PJU Polres HSU dan seluruh Kapolsek jajaran
– Ketua beserta Sekretaris APDESI Kabupaten HSU
– Sebanyak 56 Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Hulu Sungai Utara
Zoom Meeting ini diselenggarakan untuk menyatukan langkah dan komitmen seluruh pemangku kepentingan, dengan tujuan utama:
1. Meningkatkan koordinasi dan sinergi antara pemerintah kabupaten/kota serta unsur terkait dalam penanganan Karhutla secara terpadu.
2. Menyamakan persepsi dan langkah strategis mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, penanggulangan, hingga pengendalian pasca kebakaran di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.
3. Memperkuat kesiapsiagaan daerah, terutama di wilayah-wilayah rawan kebakaran saat musim kemarau berkepanjangan seperti saat ini.
4. Mendorong peran aktif Kepala Desa dan Lurah sebagai ujung tombak di lapangan, untuk menggerakkan perangkat daerah, aparat kewilayahan, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat melakukan pencegahan dini.
5. Mengoptimalkan upaya penanganan melalui peningkatan patroli rutin, deteksi dini hotspot, sosialisasi masif kepada masyarakat, serta respons cepat saat kebakaran terjadi.
6. Meminimalkan dampak buruk Karhutla terhadap kesehatan masyarakat, kerusakan lingkungan, gangguan aktivitas sosial, dan kerugian perekonomian daerah.
7. Memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan penanganan Karhutla yang cepat, tepat, terpadu, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.
Dalam arahannya, para Pimpinan Provinsi menegaskan bahwa penanganan Karhutla tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi saja, melainkan memerlukan partisipasi seluruh pihak, terutama pemerintah desa dan kelurahan yang paling dekat dengan masyarakat.
Para Lurah dan Kades diharapkan menjadi garda terdepan dalam mengedukasi warga agar tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan jika menemukan titik api atau asap di wilayahnya masing-masing.
Kapolres HSU dalam sambutannya juga mengajak seluruh peserta untuk menyatukan tekad: “Mari kita jaga bumi kita bersama. Cegah lebih baik daripada memadamkan. Semoga hujan segera turun dan kita terbebas dari bencana asap dan kebakaran lahan.”
Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, diakhiri dengan diskusi tanya jawab terkait kendala di lapangan serta langkah konkret yang dapat dilakukan bersama.
Sumber: Polres Hulu Sungai Utara
HSU — Hebat, Sigap, Unggul untuk Masyarakat
red,
@sikin
